Surabaya... satu kota yang memberikan pelajaran sesungguhnya buatku... Bukan pelajaran tentang matematika atau eksak yang lainnya. Melainkan pelajaran tentang ini lho kerasnya hidup di luar sana. Satu kota yang sama sekali aku buta tentangnya. Baik tentang budaya, jalanan, adat, ciri khas, tempat wisata dan yang lainnya. Yang aku tau dari surabaya hanya patung buaya dan hiu, udah itu aja. Kampungan sekali ya. Tapi sebaliknya, aku lebih mengenal kota di ujung barat pulau jawa. Jakarta. Jika aku dilepas sendirian di Jakarta, mungkin aku bisa pulang. Tapi surabaya, aku buta tentang surabaya. Malam itu pukul 21.30 WIB, kereta berhenti di stasiun Surabaya Gubeng. Hanya satu yang aku tau, banyak copet di stasiun itu. Was was aku melangkah pelan menuju pintu keluar. Malam itu aku masih bersama Dea. Kisron, begitu nama sahabat Dea yang akan menjemput kami. "Calvin," begitu dia menyebut namanya, laki laki yang ada disamping Kisron. Tanpa basa basi, Kisron langsung mengajak kami pul...
Komentar
Posting Komentar