Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Lagu Terakhir Untukku

Abang. siang ini aku memutar lagu A Thousand Year versi biolanya Iskandar Widjaja. Syahdu sekali bang sekaligus menyakitkan karena seketika aku teringat saat lalu. Saat terakhir pertemuan kita, abang menyanyikan lagu itu secara lirih dan menyentuh hati, sehingga trauma yang tercipta pun sungguh hebat. Aku merasa depresi saat mendengar lagu itu setelah kita putus, bahkan baru intronya saja hatiku sudah serasa dicabik-cabik. Aku mengerti hal itu adalah kisah lalu bang. Kisah kita di tahun 2013. Saat ini kita telah sama sama bahagia merajut masa depan indah kita. Kita ? Mungkin tepatnya aku dan kamu masing masing. Satu tahun berlalu dengan penuh cara untuk melupakanmu bang, mungkin bukan melupakan, karena aku tak pernah ingin melupakanmu kamu begitu istimewa. Dua tahun aku menutup hati, dan kamu yang bisa membukanya bang. Kasusnya juga sama, karena aku trauma. Tapi abang berhasil membuatku jatuh cinta. Setelah beberapa bulan kamu singgah di hatiku, kamu pergi dan kamu menutupnya lagi. E...